Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 Number 1 December 2024
Articles

Prinsip Transparansi Layanan Perbankan di Aplikasi Jenius SMBC Indonesia Tbk Ditinjau dari Peraturan OJK

Melani Ayu Anisak
UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published 2026-02-05

Keywords

  • Transpararency,
  • Banking Services,
  • Financial Technology,
  • Jenius SMBC Indonesia Tbk,
  • OJK Regulations

How to Cite

Prinsip Transparansi Layanan Perbankan di Aplikasi Jenius SMBC Indonesia Tbk Ditinjau dari Peraturan OJK. (2026). JIMLY LEGAL YUSTISIA JOURNAL, 2(1), 79-98. https://jslgjournal.com/jly/article/view/12

Abstract

The research was motivated by the allegation that the principle of transparency was not applied to Jenius SMBC Indonesia Tbk's banking services, so it needs to be reviewed through OJK Regulation No. 17 of 2023 on the Implementation of Governance for Banks, OJK Regulation No. 21 of 2023 on Digital Services by Commercial Banks, and OJK Regulation No. 22 of 2023 on Consumer and Community Protection in the Financial Services Sector. The objectives of this study are: 1) Analysing the implementation of the principle of transparency of banking services at Jenius SMBC Indonesia Tbk, 2) Analysing the suitability of the implementation of the principle of transparency of banking services at Jenius SMBC Indonesia Tbk with the provisions of OJK Regulations. The research method used by the researcher is a field research method with a qualitative approach. The data collection procedures used in this study include observation, interviews, and documentation. Meanwhile, the data analysis technique uses several stages including data collection, data reduction, and data presentation, and ends with conclusion and verification. The results of this study show that the implementation of the principle of transparency of banking services at Jenius SMBC Indonesia Tbk in general has been running well, but not all users are willing to read and understand RIPLAY. On the other hand, nominal details are not mentioned on RIPLAY and the information on answers to questions about feesible fees is not displayed. The information system of Jenius SMBC Indonesia Tbk does not comply with the provisions of the principle of transparency, including the non-fulfilment of the provisions of Article 30 Paragraph (1) Letter a, which is related to the substance of RIPLAY and Article 32 Paragraph (1) OJK Regulation No. 22 of 2023 where the information on answers to questions about feesible fees is not clearly stated at RIPLAY.

References

  1. Ahimsa, Trigaya. “Transparansi Informasi sebagai Bentuk Perlindungan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan: Studi Komparasi di Indonesia, Singapura, dan Malaysia”, Dialogia Iuridicia: Jurnal Hukum Vol. 13 No. 2 (2022): 88, http://dx.doi.org/10.28932/di.v13i2.4391.
  2. Aprilia, Zefanya, “Bos BTPN Blak-blakan Ungkap Alasan Ganti Nama Jadi SMBC” dalam https://www.cnbcindonesia.com/market/20241010062603-17-578398/bos-btpn-blak-blakan-ungkap-alasan-ganti-nama-jadi-smbc (diakses 11 Oktober 2024).
  3. Arga Adrian, Gede, “Bank Digital: Manis Didepan, Amankah Dibelakang?” dalam https://www.ums.ac.id/berita/penelitian/bank-digital-manis-di-depan-amankah-di-belakang (diakses 11 Oktober 2024).
  4. Dewi, Davina dkk. “Perlindungan Hukum Nasabah BTPN Jenius dalam Kasus Pembobolan Dana Rekening”, Fairness and Justice: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum 21, No.1 (2023):9-10.
  5. ECC.co.id Headquarter, “PT. Bank BTPN Tbk” dalam https://ecc.co.id/company/site/view/211 (diakses 16 Agustus 2024).
  6. Firmansyah, Amrie & Suryanto, Rohmat. Penghasilan Komprehensif Lain Pada Perusahaan Sektor Jasa Keuangan di Indonesia: dampak Adopsi IFRS. Indramayu: Adab, 2021.
  7. Ichsan Hasan, Nurul. Pengantar Perbankan. Jakarta: Gaung Persada Press Group, 2014.
  8. Ikatan Bankir Indonesia (IBI) dan Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP). Mengenal Operasional Perbankan 1. Jakarta: Gramedia Pustaka, 2014.
  9. Johan, “Jenius Mendebit Rp120 Ribu dari Rekening yang Sudah Lama Tidak Digunakan” dalam https://mediakonsumen.com/2023/09/19/surat-pembaca/jenius-mendebit-rp120-ribu-dari-rekening-yang-sudah-lama-tidak-digunakan (diakses 16 Agustus 2024).
  10. Kasbi Ridho, Taridi dkk. Manajemen Stratejik: Road to The Essence of Sustainable Competitiveness. Jakarta: Kencana, 2023.
  11. Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank.
  12. Peraturan OJK No. 21 Tahun 2023 tentang Layanan Digital oleh Bank Umum.
  13. Peraturan OJK No. 22 Tahun 2023 tentan Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
  14. Persada Putra, Andika. Hukum Perbankan: Analisa Mengenai Perjanjian Kredit dan Keterkaitannya dengan Batalnya Perkawinan Debitur serta Alternatif Penyelesaiannya. Surabaya: Scopindo Media Pustaka, 2021.
  15. Prabangasta Yustisia, Melia. “Perlindungan Bagi Nasabah dalam Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital di Indonesia”, Dharmasisya: Jurnal Program Magister Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Vol. 2 No. 2 (2022): 809, https://scholarhub.ui.ac.id/dharmasisya/vol2/iss2/20.
  16. Prawira Hie, Bayu. Panduan Transformasi Digital Bank di Indonesia. Malang: Media Nusa Creative, 2021.
  17. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sustainability Report. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, 2018.
  18. Resmi, Siti dkk. Literasi Kewirausahaan dan Keuangan: Menguatkan Sikap dan Kompetensi Berwirausaha. Jakarta: Salemba Empat, 2023.
  19. Sahbani, Agus, “OJK Tekankan Prinsip Transparansi pada Industri Fintech” dalam https://www.hukumonline.com/berita/a/ojk-tekankan-prinsip-transparansi- pada-industri-fintech-lt5aa63d5da2668/?page=1 (diakses 16 Agustus 2024).
  20. Saputra, Denny, “Biaya Siluman Pinjaman Flexi Cash Jenius BTPN” dalam https://mediakonsumen.com/2024/07/25/surat-pembaca/biaya-siluman-pinjaman-flexi-cash- jenius-btpn (diakses 22 September 2024).
  21. Satrio, Fikry. “Rancangan Pembuatan Aplikasi Customers Servis Online dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Digital Jenius Bank BTPN di Malang Jawa Timur”, Jurnal Multidisiplin, Indonesia 2, No. 3(2023):158-160.
  22. Simamora, Nurtiandriyani, “Nasabah Jenius Meningkat 15% Jadi 5,9 Juta pada Kuartal III-2024” dalam https://amp.kontan.co.id/news/nasabah-jenius- btpn-meningkat-15-pada-kuartal-iii-2024 (diakses 13 November 2024).
  23. Sutedi, Adrian. Aspek Hukum Otoritas Jasa Keuangan. Jakarta: Raih Asa Sukses, 2014.
  24. Tarigan, HAAB dkk, “Perlindungan Hukum terhadap Nasabah atas Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital”, Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, Vol. 1 No. 3 (2019): 305, http://dx.doi.org/10.14710/jphi.v1i3.294-307.